Saya termasuk orang yang sangat beruntung dapat mengenal Ibu Rachmi dan sekaligus bekerja sama selama saya menjabat di Spers TNI selama 3 tahun. Atas integritas, dedikasi, kindness dan sifat Ibu yang selalu cooperative serta helpful kepada saya dan rekan – rekan saya yang akan menempuh pendidikan di Australia, kami mendapatkan penjelasan dan sangat terbantu dalam proses persiapan sampai dengan selesainya pendidikan. Overall, kami menilai Ibu sangat professional dalam tugas serta memberikan bantuan yang optimal kepada kami semua.

Kebetulan saya dua kali mendapatkan beasiswa pendidikan ke luar negeri, dimana keduanya memerlukan tes IELTS, yang pertama Postgraduate Program/Master in International Relations di Macquarie University, Australia dan yang kedua Program Master Arts in Defence Studies di King’s College London, Inggris. Secara umum motivasi saya adalah mencari bekal ilmu dan pemahaman seluas – luasnya dalam rangka pengembangan diri dan dapat memberikan kontribusi secara lebih optimal kepada organisasi, masyarakat dan negara serta dunia.

Secara umum, untuk dapat mendapatkan beasiswa tersebut kami harus minimal 30% terbaik dalam pendidikan militer sebelumnya, serta didukung oleh kesehatan, kesamaptaan jasmani yang cukup serta kemampuan bahasa Inggris. Persiapan yang saya lakukan adalah fokus serta berlatih, berlatih dan berlatih. Untuk bahasa Inggris, saya mendapatkan bantuan yang sangat berarti melalui program persiapan IELTS di IDP selama dua minggu sebelum tes. Strategi belajar yang kami terima tersebut kami jalankan secara mandiri dalam tes IELTS berikutnya, dan alhamdulillah berhasil walaupun hanya persiapan selama dua hari sebelum tes.

Dampak positif yang saya dapatkan sangat banyak. Bagi diri pribadi, dengan telah menyelesaikan dua program master tersebut saya lebih percaya diri dan mendapatkan kredit lebih dalam penilaian kinerja. Hal ini secara langsung berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas yang diberikan oleh atasan saya, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai staff officer for overseas education and training di Mabes TNI.

Tugas–tugas “diplomasi” dengan seluruh pejabat Athan/Asisten/Staff Athan manca negara di Jakarta dapat saya jalankan dengan lebih percaya diri dan berhasil mendapatkan manfaat cukup banyak bagi organisasi. Saya sering diberikan tugas – tugas pembuatan kajian strategis lainnya, baik di tingkat nasional, kawasan dan global. Saat ini, saya juga dilibatkan dalam kegiatan transformasi TNI AD, suatu tugas yang besar bagi kemajuan TNI AD di masa yang akan datang.

Mayor Czi Sriyanto, psc (j), M.I.R., M.A.